Cara Menyaring Air di Rumah

Filter air karbon aktif
Berkat metode pengolahan air modern, banyak dari kita yang dapat menghidupkan keran, mencuci, atau menikmati kesegaran air di kamar mandi tanpa khawatir tentang dari mana air kita berasal.

Namun air yang datang ke rumah kami tidak selalu pasti bersih - masih ada bahan kimia yang tidak diolah oleh metode pengolahan air modern. Untungnya, ada sejumlah sistem filtrasi yang mudah digunakan, yang dapat menjaga pasokan air di rumah Anda tetap aman dan bersih. Berikut adalah panduan untuk jenis penyaring yang paling umum untuk di rumah guna membantu Anda memutuskan filter yang sesuai untuk kebutuhan Anda.

Reverse Osmosis: filter reverse osmosis bergantung pada tekanan untuk mendorong air melalui membran penyaringan. Setiap partikel yang lebih besar daripada air, termasuk garam dan unsur-unsur seperti timah dan fluoride, akan tertinggal. Filter reverse osmosis tidak akan menghilangkan radon atau beberapa senyawa organik seperti VOC. Beberapa hal lainnya yang perlu diketahui tentang sistem reverse osmosis:
  • Sebagian besar sistem reverse osmosis menggunakan film composite membrane (TFC) atau cellulose triacetate membrane (CTA). Filter TFC lebih efektif daripada filter CTA tetapi lebih mahal.
  • TFC membran mudah rusak oleh klorin, jadi, penting bagi setiap sistem reverse osmosis untuk menyertakan filter karbon yang menghilangkan klorin sebelum mencapai membran ini.
  • Tergantung pada penggunaan, filter perlu diganti setiap beberapa tahun. 
  • Sistem reverse osmosis biasanya akan memerlukan perubahan pada sistem perpipaan.

Filter karbon: karbon aktif digunakan untuk menciptakan jutaan pori-pori kecil di permukaannya, yang bertindak seperti magnet kimia bagi kontaminan seperti pestisida, klorin, radon, dan molekul organik seperti VOC. Filter ini tidak menghilangkan unsur-unsur seperti fluoride atau timbal.
  • Filter karbon terdiri dari dua macam: granular activated charcoal (GAC) dan powdered block carbon. Direkomendasikan untuk menggunakan sistem dengan filter blok karena mereka lebih efektif dalam menghilangkan bahan pencemar.
  • Filter karbon perlu waktu untuk bekerja, jadi semakin lama Anda membiarkan air kontak dengan filter, semakin bersih air yang akan Anda dapatkan.
  • Filter karbon perlu diganti. Masa pakai filter Anda akan tergantung pada ukuran dan jumlah penggunaan, tetapi, penting bagi Anda untuk mengikuti jadwal penggantian dengan segera untuk menghindari kontaminan masuk kembali ke air Anda.

Distilasi: Sistem distilasi bekerja dengan mendidihkan air dan kemudian menangkap uap. Material yang titik-didihnya lebih rendah daripada air akan tertinggal sehingga ketika uap didinginkan kembali, air tersebut telah bebas dari unsur-unsur seperti timbal dan merkuri. Suhu yang tinggi juga akan membunuh bakteri dan virus, tetapi distilasi tidak akan menghilangkan klorin atau molekul organik seperti VOC.
  • Kebanyakan sistem distilasi tidak terintegrasi dengan pipa rumah dan dirancang sebagai unit tersendiri di meja.
  • Pemanasan air membutuhkan energi, dan sistem distilasi juga membuat lebih banyak air terbuang dibandingkan sistem filtrasi lainnya.

Kinetic Degradation Fluxion (KDF-55): KDF-55 adalah substansi yang bereaksi secara kimia dengan kontaminan dalam air untuk menjadikan mereka tidak berbahaya. Sebagai contoh, logam berat seperti timbal, besi, dan merkuri mengikat padanya dan dikeluarkan dari air, sedangkan klorin diubah menjadi garam klorin yang tidak berbahaya. KDF-55 ini paling sering ditemukan di shower deklrorinasi dan filter air taman.

Lampu UV: lampu UV dapat ditambahkan ke sistem penyaringan air untuk membunuh bakteri, virus, dan kontaminan biologis lainnya.

Hal yang umum untuk sistem penyaringan air rumahan bila menggabungkan beberapa teknologi di atas untuk memastikan dapat menghilangkan kontaminan sebanyak mungkin. Kami merekomendasikan unit reverse osmosis yang juga menggunakan filter blok karbon. Atau, jika Anda mencari yang lebih mudah untuk diinstal, cobalah filter karbon aktif untuk di meja.

Manfaat dan Kegunaan Menyaring Air

Cryptosporidium
Sebagian besar dari kita cukup beruntung memiliki akses mudah ke air yang telah diolah, tetapi apakah air yang berasal dari keran kita benar-benar aman? Pasokan air kita lebih kotor dari sebelumnya karena kontaminasi dari bahan kimia pertanian, industri, produk pembersih rumah tangga, dan limpasan dari tempat pembuangan sampah.

Jadi meskipun teknik pengolahan air modern telah melakukan banyak hal untuk menghilangkan kontaminan, masih ada bahan kimia dan organisme yang dapat menyelinap melalui fasilitas pengolahan air dan masuk ke rumah Anda.

Kontaminan yang umum dalam air keran
Timbal: Timbal adalah logam berat yang dikenal menyebabkan berbagai masalah kesehatan, terutama mempengaruhi sistem otak dan saraf. Timbal sangat berbahaya bagi anak-anak karena dapat mengganggu perkembangan dan menyebabkan ketidakmampuan belajar. Kebanyakan timbal memasuki pasokan air setelah air meninggalkan fasilitas pengolahan - sumber utama kontaminasi timbal adalah perpipaan seperti pipa dan keran, meskipun timbal juga dapat bocor ke air tanah secara alami.

Klorin: Klorin ditambahkan ke air minum untuk membunuh penyakit yang terbawa air, tetapi karena klorin begitu reaktif, kandungan ini dapat menyebabkan terbentuknya bahan kimia berbahaya baru ke dalam air (dikenal sebagai produk samping desinfektan). Ketika klorin bercampur dengan sampah organik dalam air, proses ini menciptakan trihalomethanes (THMs), yang dianggap sebagai salah satu alasan bahwa air yang mengandung klor dikaitkan dengan kanker kandung kemih dan rektum serta masalah reproduksi pada wanita.

Giardia dan Cryptosporidium: Giardia dan Cryptosporidium adalah parasit yang ditularkan melalui air yang menyebabkan penyakit pencernaan yang gejalanya termasuk diare, kembung, mual, dan kram perut. Orang sehat biasanya akan menetralisir infeksi mereka sendiri dalam satu atau dua minggu, tetapi parasit bisa sangat berbahaya bagi orang dengan sistem kekebalan yang lemah. Cryptosporidium resisten terhadap banyak metode pengolahan air yang umum, dan sulit untuk diuji.

Phthalates: Phthalates merupakan bahan kimia yang ditambahkan ke plastik untuk meningkatkan fleksibilitas dan daya tahan, yang dapat larut dari produk plastik ke dalam makanan dan air. Meskipun sebagian paparan phthalates berasal dari makanan, senyawa ini dapat larut ke dalam pasokan air melalui pipa PVC. Phthalates mengganggu endokrin, yang telah dikaitkan dengan perubahan tingkat hormon dan insulin dalam percobaan laboratorium.

Fluoride: Fluoride biasa ditambahkan ke pasokan air minum sebagai cara untuk mencegah gigi berlubang dan kerusakan gigi (satu-satunya bahan kimia yang ditambahkan ke dalam air semata-mata untuk tujuan pengobatan medis dan bukan untuk meningkatkan kualitas air). Ada kontroversi atas seberapa efektif air minum fluoride dalam meningkatkan kesehatan gigi serta kekhawatiran tentang keamanannya. Studi telah menghubungkan asupan fluoride tinggi dengan masalah kadar hormon, kepadatan tulang, dan fungsi otak.

Bagaimana saya bisa memastikan bahwa air saya sudah bersih?
Cara terbaik untuk menjamin keamanan air yang Anda gunakan adalah dengan menyaringnya di rumah. Anda dapat memasang filter pada wastafel yang akan menghilangkan kontaminan yang tercantum di atas, dan Anda juga dapat menggunakan keran shower dan wastafel yang secara khusus akan menghilangkan klorin dan timbal. Jika Anda menginginkan sesuatu yang sedikit lebih mudah, cari teko dan botol air dengan filter built-in untuk menjaga air minum Anda tetap bersih.

Quality Controller – Pengontrol Mutu

Pengontrol Mutu terutama dipekerjakan oleh perusahaan yang membuat atau menservis perlengkapan, peralatan, pipa dll untuk industri minyak dan gas.

Mereka bertanggung jawab untuk memastikan bahwa standar kualitas teknis terpenuhi dan prosedur / kontrol mutu perusahaan / industri dipatuhi.

Tugas/ Pekerjaan Sehari-hari

  • Mengembangkan dan update standar kontrol  dan prosedur mutu.
  • Melakukan tes visual dan pengukuran, menolak bahan, dll, yang tidak sesuai dengan kualitas dan standar industri.
  • Mendokumentasi test / hasil pemeriksaan dengan menyelesaikan laporan dan log.
  • Memastikan peralatan yang digunakan dalam proses pengujian dan inspeksi dikalibrasi dengan benar.
  • Menghasilkan laporan cacat dan masalah, dan memastikan tindakan perbaikan/ tindak lanjut yang dilakukan.
  • Menyiapkan jadwal pemeriksaan untuk memastikan tenggat waktu pengiriman terpenuhi.

Peranan Dalam Industri Minyak dan Gas

Barang dan peralatan untuk industri minyak dan gas harus memenuhi standar kualitas teknis yang sangat ketat dan peran ini memiliki bagian penting untuk membuat barang dan peralatan sesuai dengan tujuan dan aman.

Persyaratan Awal Memperoleh Pekerjaan Ini (Dibutuhkan)

  • Gelar diploma/ kesarjanaan, magang teknis atau setara.
  • Pengalaman bekerja di lingkungan perakitan / manufaktur.

Kemampuan Tambahan (Diinginkan)

  • Kualifikasi di kontrol mutu.

Pengembangan Karir

QA Controller / Manager, Manajer Mutu, Pensehat Mutu.

Production Technician – Teknisi Produksi

Teknisi Produksi mengoperasikan peralatan dan sistem pengolahan minyak atau gas.

Tugas/ Pekerjaan Sehari-hari

  • Mengoperasikan instalasi, perlengkapan dan peralatan yang digunakan untuk pengolahan minyak / gas.
  • Menyiapkan instalasi / peralatan untuk pemeliharaan.
  • Melaksanakan pemeriksaan lapangan dan penilaian risiko sebelum mulai bekerja.
  • Menghasilkan laporan tentang berapa banyak minyak atau gas yang diproduksi.
  • Bertanggung jawab atas keselamatan diri sendiri dan tim mereka.

Peranan Dalam Industri Minyak dan Gas

Peran ini sangat penting untuk prosuksi yang aman dan efektif di industri minyak dan gas. Peran ini dapat berbasis onshore dan fasilitas pengolahan gas atau fasilitas produksi offshore.

Persyaratan Awal Memperoleh Pekerjaan Ini (Dibutuhkan)

  • Kerja Magang yang diakui dan / atau,
  • Sekolah kejuruan atau setara dan / atau,
  • Pelatihan teknis.
  • Sertifikat hidup offsore dan sertifikat kesehatan offsore (jika diperlukan untuk bekerja offsore)

Kemampuan Tambahan (Diinginkan)

  • Pemahaman dan praktik industri yang berlaku untuk pekerjaan ini.
  • Pengetahuan dan pengalaman praktis mengenai fasilitas produksi dan pabrik.
  • Keterampilan komunikasi yang baik.

Pengembangan Karir

Lead Production Technician, Production Supervisor, Offshore Installation Manager (OIM) atau Plant Manager.

Mungkin juga ada kesempatan untuk menjadi Pelatih atau Trainer Teknis.

Project Engineer – Insinyur Proyek

Biasanya bekerja sebagai bagian dari tim teknik, melakukan modifikasi teknik dan keamanan proyek untuk bisnis atau klien.

Tugas/ Pekerjaan Sehari-hari

  • Memastikan anggota tim memiliki pemahaman yang jelas mengenai strategi, tujuan bisnis secara keseluruhan dan prioritas proyek.
  • Mengembangkan rencana proyek termasuk desain rekayasa / procurement, fabrication, mobilisasi vendor, konstruksi offshore dan commissioning.
  • Mengatur proses antarmuka dan komunikasi antara pihak-pihak pada semua kegiatan proyek.
  • Memastikan perubahan spesifikasi teknis telah melalui penilaian resiko, dikelola dan tepat ditangkap oleh bidang teknik dan dokumentasi terkait.
  • Memastikan penilaian risiko.
  • Mengatur anggaran proyek / biaya.
  • Mereview jadwal / rencana kerja, mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan kinerja, mengurangi biaya, memaksimalkan penggunaan sumber daya, dll.
  • Memastikan semua kegiatan berjalan sesuai dengan industri / rekayasa / standar kesehatan dan keamanan.
  • Mungkin diperlukan untuk melakukan kunjungan offshore untuk memeriksa kemajuan.

Peranan Dalam Industri Minyak dan Gas

Insinyur proyek bekerja untuk operator dan perusahaan teknik / pemeliharaan dan memiliki peran penting untuk bermain dalam tim proyek teknis dalam memastikan bahwa pembangunan / pemeliharaan proyek selesai dengan aman dan sesuai anggaran.

Persyaratan Awal Memperoleh Pekerjaan Ini (Dibutuhkan)

  • Gelar keserjanaan atau setara dalam disiplin teknik.
  • Pengalaman dalam peran rekayasa / teknis.
  • Pengalaman dalam perencanaan proyek, pengendalian biaya, konstruksi offshore, fabrikasi.

Kemampuan Tambahan (Diinginkan)

  • Chartered engineer.
  • Kualifikasi manajemen proyek.
  • Pengetahuan yang baik tentang operasi / fasilitas offshore.
  • Pengetahuan yang baik tentang peraturan offshore.

Pengembangan Karir

Manajer Proyek, Manajer Konstruksi, Engineering Manager.