Bagaimana Cara Membuat Batubara Bersih?

Sebenarnya ada beberapa cara, misalnya dengan menghilangkan kandungan sulfur batubara. Sulfur adalah zat kekuningan yang terdapat dalam jumlah kecil di batubara.

Salah satunya adalah dengan membersihkan batubara sebelum tiba di pembangkit listrik. Salah satu cara yang dilakukan adalah hanya dengan menghancurkan batubara menjadi potongan kecil dan mencucinya. Beberapa jenis sulfur berupa bintik kecil di batubara (disebut "sulfur piritik" karena sulfur ini ditambahkan ke besi untuk membentuk iron pyrite) yang dapat dicuci dari batubara. Biasanya, pada proses pencucian, potongan batubara dimasukkan ke dalam tangki berisi air. Batubara akan mengapung ke permukaan sedangkan kotoran sulfur akan tenggelam. Fasilitas ini disebut "coal preparation plan" dan batubara dibersihkan dengan cara ini.

Namun, tidak semua sulfur dalam batubara dapat dihilangkan dengan cara ini. Sejumlah sulfur dalam batubara sebenarnya terkandung secara kimia dalam molekul karbon batubara, bukan sebagai partikel yang terpisah. Jenis sulfur ini disebut "sulfur organik," dan pencucian tak akan menghilangkannya. Beberapa proses telah diuji untuk mencampur batubara dengan bahan kimia yang memisahkan belerang dari molekul batubara, tetapi kebanyakan proses ini sudah terbukti terlalu mahal. Para ilmuwan masih bekerja untuk mengurangi biaya dari proses-proses pembersihan secara kimia.
Meskipun batubara utamanya berupa campuran atom karbon (hitam) dan (merah) hidrogen, atom belerang (kuning) juga terdapat pada batubara, terutama dalam dua bentuk. Pada bentuk pertama, sulfur adalah partikel terpisah yang sering melekat pada besi(hijau) tanpa koneksi ke atom karbon. Pada bentuk kedua, belerang secara kimia terikat pada atom karbon.

Pembangkit listrik paling modern - dan semua pembangkit yang dibangun setelah tahun 1978 - wajib memiliki perangkat khusus terinstal yang membersihkan sulfur dari gas hasil pembakaran batubara sebelum gas naik ke cerobong asap. Nama teknis untuk perangkat ini adalah "unit desulfurisasi gas buangan," tapi kebanyakan orang hanya menyebutnya "scrubbers" - karena mereka "menggosok" sulfur keluar dari asap yang dikeluarkan dari boiler bahan bakar batu bara.

Bagaimana scrubber bekerja?
Scrubber mengandalkan zat yang sangat umum ditemukan di alam, yang disebut batu kapur. Setelah dihancurkan dan diolah, batu kapur dapat dibuat menjadi bubuk putih. Di bawah kondisi yang tepat, kapur dapat digunakan untuk menyerap gas belerang - seperti spons yang menyerap air.

Pada banyak scrubber, batu kapur dicampur dengan air dan disemprotkan ke dalam gas hasil pembakaran batubara (disebut "gas buangan"). Kapur menangkap belerang dan "menariknya" keluar dari gas. Batu kapur dan belerang bergabung satu sama lain membentuk pasta basah (terlihat seperti pasta gigi), atau dalam beberapa model scrubber yang lebih baru, membentuk bubuk kering. Pada kedua kasus, belerang terperangkap dan dicegah untuk lepas ke udara.


IndoEnergi Home