Batubara 101

Batubara adalah material keras berwarna hitam yang berbentuk batu. Batubara terdiri dari karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan sejumlah belerang. Ada tiga jenis utama batubara - antrasit, bitumen dan lignit. Batubara antrasit adalah yang terkeras dan memiliki kandungan karbon lebih tinggi, yang juga menghasilkan energi yang lebih tinggi. Lignit adalah batubara yabg paling lembut dan rendah karbon, tetapi memiliki kandungan hidrogen dan oksigen yang tinggi. Bitumen berada di antara keduanya.

Batubara paling awal digunakan di China. Batubara dari tambang Fu-shun di timur laut China mungkin telah digunakan untuk melebur tembaga sejak 3.000 tahun yang lalu. Batubara dalam bahasa China adalah batu yang bisa terbakar.

Batubara ditemukan di seluruh dunia. Batubara ditambang dari tanah menggunakan berbagai metode. Beberapa tambang batubara digali secara vertikal atau horizontal di bawah tanah, dan batubara diangkut menggunakan lift atau kereta dari bawah tanah yang dalam. Batubara juga ditambang di tambang permukaan menggunakan sekop besar yang mengupas lapisan atas di atas batubara. Lapisan tersebut kemudian dikembalikan setelah batubara diambil.

Batubara tersebut kemudian dikirim dengan kereta api dan perahu dan bahkan menggunakan pipa. Dalam jaringan pipa, batubara digiling dan dicampur dengan air sehingga menjadi bubur. Dan kemudian dipompa  jarak jauh melalui jaringan pipa. Di ujung lain, batubara kemudian digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik dan pabrik-pabrik lainnya.


IndoEnergi Home