Gas Alam 101

Antara tahun 6.000 sampai 2.000 tahun SM (Sebelum Masehi), gas alam yang memancar pertamakali ditemukan di Iran.  Pancaran gas, pertama kalinya mungkin dinyalakan oleh petir, yang kemudian menjadi bahan bakar untuk "api abadi" bagi agama penyembah api di Persia kuno.

Gas alam lebih ringan dari udara. Gas alam sebagian besar terdiri dari gas yang disebut metana. Metana adalah senyawa kimia sederhana yang terdiri dari karbon dan atom hidrogen. Rumus kimianya adalah CH4, satu atom karbon bersama dengan empat atom hidrogen. Gas ini sangat mudah terbakar.

Gas alam biasanya ditemukan di dekat minyak bumi, bawah tanah. Gas ini kemudian dipompa dari bawah tanah dan disalurkan melalui jaringan pipa ke daerah-daerah penyimpanan.

Gas alam biasanya tidak berbau dan tidak dapat dilihat. Sebelum dikirim ke jaringan pipa dan tangki penyimpanan, gas ini dicampur dengan bahan kimia yang memberikan bau yang kuat. Bau ini memudahkan untuk tercium jika ada kebocoran gas.

Catatan Untuk Keselamatan Penggunakan Gas Alam!
Jika Anda mencium bau menyengat di rumah Anda, segera perintahkan orang-orang untuk keluar dari rumah dengan cepat. Jangan menyalakan lampu atau perangkat listrik lainnya. Percikan dari knob lampu dapat memicu terbakarnya gas dengan sangat mudah. Pergilah ke rumah tetangga dan kontak petugas keamanan untuk bantuan darurat.


IndoEnergi Home