Keunggulan dan Kelemahan Energi Terbarukan

Energi terbarukan adalah topik yang sangat populer dewasa ini. Berikut ini adalah beberapa keunggulan dan kelemahan dari energi terbarukan.

Seperti bahan bakar fosil, energi terbarukan tentunya memiliki keunggulan dan kelemahan tertentu. Nilai ekonomi, ekologi, dan efisiensi adalah beberapa faktor yang mesti kita perhatikan ketika kita membahas keunggulan dan kekurangan energi terbarukan.

Seperti namanya, sumber energi terbarukan tidak dapat habis dan tentunya berbeda dengan bahan bakar fosil. Bahan bakar fosil terbatas, dan karena itu suatu hari batubara, minyak, dan gas alam akan habis, namun skenario yang sama tidak akan terjadi pada sumber energi terbarukan karena matahari akan terus bersinar, angin akan terus bertiup, dll. Sulit untuk mengatakan berapa lama bahan bakar fosil masih dapat memenuhi sebagian besar permintaan energi global, beberapa ahli energi percaya hal ini kemungkinan akan berlangsung sampai akhir abad ini, karena itulah saat bahan bakar fosil telah habis di dunia ini, kita harus telah memiliki alternatif dalam bentuk energi terbarukan.

Dari sudut pandang ekologi, energi terbarukan memiliki keunggulan jauh lebih banyak dibandingkan bahan bakar fosil. Sumber energi terbarukan adalah sumber energi bersih dan tidak seperti batubara, minyak, dan gas alam, sumber energi terbarukan tidak melepaskan emisi karbon. Bahan bakar fosil di sisi lain ketika dibakar melepaskan emisi karbon berbahaya yang tidak hanya mencemari planet kita, tetapi telah memberi kontribusi kerusakan berupa dampaknya pada perubahan iklim.

Meskipun ada perbaikan serius dalam hal teknologi energi terbarukan pada beberapa tahun terakhir, persaingan harga sumber energi terbarukan masih tetap menjadi salah satu kelemahan terbesar dari energi terbarukan. Agar biaya energi terbarukan dapat kompetitif dengan bahan bakar fosil, penelitian yang lebih banyak diperlukan dan sebagian besar mesti difokuskan untuk meningkatkan efisiensi teknologi energi terbarukan karena faktor efisiensi dan ekonomi masih merupakan pertimbangan yang lebih besar dibandingkan dampaknya yang positif terhadap lingkungan di mata banyak orang.

Energi terbarukan juga perlu memberikan solusi pada penyimpanan energi untuk menjamin keandalam saat pengiriman karena sumber terpenting dari energi terbarukan seringkali bersifat intermitten (tidak kontinyu seperti angin dan surya), dan karena itu tidak benar-benar dapat diandalkan setiap saat.

Kurangnya tradisi juga merupakan salah satu kelemahan dari pemakaian energi terbarukan. Bahan bakar fosil memiliki tradisi panjang, dan banyak sektor energi terbarukan yang baru saja mulai berkembang. Tradisi penggunaan bahan bakar fosil memberikan kontribusi bagi kuatnya lobi bahan bakar fosil pada sisi politik, dan lobi ini menggunakan pengaruhnya ini untuk menghasilkan keputusan-keputusan penting mengenai pemakaian energi.

Banyak negara di dunia bergantung pada impor minyak asing, dan dengan mengembangkan sektor energi terbarukan di negeri sendiri mereka akan membantu mengurangi ketergantungan pada impor minyak dari negara lain, dan dengan demikian juga akan mendiversifikasi portofolio energi mereka.

Pengembangan sektor energi terbarukan juga dapat menciptakan manfaat ekonomi di banyak negara, sebagian besar dalam bentuk terciptanya lapangan kerja "hijau" yang baru.


IndoEnergi Home