Logo dan Simbol Daur Ulang

Logo (atau simbol) daur ulang universal pertama kali dibuat oleh Gary Anderson, saat itu ia seorang mahasiswa berumur 23 tahun dari University of Southern California.

Simbol yang diakui secara internasional ini berbentuk möbius strip  dan umumnya digunakan untuk mengidentifikasi produk atau bahan yang bisa didaur ulang.

Simbol daur ulang bukanlah sebuah merek dagang, namun, pernah ada usaha yang gagal untuk mengklaim logo ini sebagai merek dagang.

Karena logo daur ulang bukanlah sebuah merek dagang, maka logo ini bisa digunakan oleh siapapun. Beberapa pembatasan mungkin diterapkan di daerah atau negara tertentu mengenai bagaimana logo ini dapat digunakan. Contohnya adalah penerapan pada kemasan, yangmana lisensi mungkin diperlukan untuk dapat meng-klaim sebuah produk sebagai produk resmi dapat didaur-ulang.

Saat ini, terdapat berbagai variasi logo daur ulang, beberapa darinya dengan panah yang berbeda, warna yang berbeda, ukuran yang berbeda, dan simbol lain yang disertakan.

Di Inggris, simbol daur ulang mungkin berisi persentase dalam 'loop' panah melingkar. Ini umumnya digunakan untuk mengidentifikasi berapa persen produk tersebut mengandung bahan yang dapat didaur-ulang.

Logo polos biasanya ditemukan pada kemasan berbasis karton untuk mengidentifikasi bahwa kemasan tersebut dapat didaur-ulang. Simbol ini dapat mendorong kita untuk ikut berpartisipasi dalam proses daur ulang, simbol ini bisa membantu kita mengidentifikasi produk mana saja yang dapat didaur-ulang.

Ada banyak alasan mengapa kita harus mendaur-ulang produk lama, dan semakin banyak yang kita daur ulang, semakin baik bagi lingkungan.

Kita dapat menemukan banyak informasi di internet mengenai proses daur ulang, apa yang dapat kita lakukan, dan bagaimana kita dapat mengidentifikasi produk-produk daur ulang lainnya. Plastik memiliki variasi sendiri pada logo daur ulang, karena proses daur ulang pada plastik merupakan hal yang sensitif.


IndoEnergi Home