Pengertian Konservasi Energi

Konservasi energi merujuk pada pengurangan pemakaian energi untuk berbagai tujuan dan kegiatan industri.

Konservasi energi tidak sama dengan efisiensi energi meskipun ada hubungan yang sangat kuat antara kedua istilah ini, bahkan meningkatkan efisiensi energi adalah salah satu metode konservasi energi yang terbaik.

Tujuan utama dari konservasi energi adalah untuk menghemat energi. Penghematan energi juga berarti menghemat uang serta mengurangi ketergantungan kita pada bahan bakar fosil karena mereka masih merupakan bahan bakar yang dominan.

Konservasi energi juga dapat membantu lingkungan kita. Menghemat energi berarti mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan ini berarti mengurangi emisi CO2. Selama ini, peningkatan emisi CO2 dianggap oleh banyak ilmuwan sebagai penyebab utama di balik meningkatnya dampak perubahan iklim.

Kita semua dapat menggunakan metode konservasi energi yang sederhana, misalnya menggunakan perangkat hemat energi yang lebih baru, daur ulang, atau menggunakan sepeda dan jalan kaki saat bepergian.

Konsumsi energi terus meningkat di seluruh dunia, dan dengan munculnya raksasa ekonomi baru seperti Cina dan India ,dunia akan semakin haus  energi.

Rasa hasus terhadap energi biasanya terpuaskan dengan meingkatkan produksi energi dan negara-negara di dunia cenderung lupa mengenai konservasi energi sebagai cara terbaik untuk bereaksi terhadap permintaan energi yang meningkat, karena konservasi energi lebih baik dari sudut pandang lingkungan maupun ekonomi bila dibandingkan dengan peningkatan produksi energi (biasanya dalam bentuk impor BBM asing).

Oleh karena itu, kita harus lebih memperlajari hal-hal mengenai konservasi energi dan mempelajari metode konservasi energi yang dapat menghemat uang serta melindungi planet kita.


IndoEnergi Home