Penyebab Pemanasan Global

Ada banyak penyebab pemanasan global, masing-masing memberikan kontribusi terhadap meningkatnya intensitas dampak perubahan iklim di planet kita.

Penyebab utama pemanasan global adalah peningkatan gas rumah kaca di atmosfer bumi. Hal ini menciptakan apa yang dikenal sebagai efek rumah kaca yang memanaskan bumi dengan jalan mengurangi tingkat sinar matahari yang mampu keluar dari atmosfer kita.

Meskipun efek rumah kaca pada dasarnya merupakan faktor penting untuk mendukung kehidupan di bumi dengan jalan menjaga atmosfer kita cukup hangat guna mendukung kehidupan, aktivitas manusia berkontribusi pada kuantitas gas rumah kaca yaitu menyumbang meningkatnya intensitas efek rumah kaca.

Salah satu penyebab utama pemanasan global adalah polusi yang disebabkan kegiatan transportasi. Penerbangan, angkutan umum (bus, kereta api, taksi) dan kendaraan pribadi (mobil, motor dll) semuanya semakin banyak seiring dengan pertambahan jumlah penduduk.

Meningkatnya penggunaan transportasi merupakan penyebab pemanasan global, yaitu akibat emisi yang dihasilkan oleh pesawat, kereta api dan kendaraan sehari-hari. Emisi ini menambah jumlah gas rumah kaca di atmosfer sehingga meningkatkan intensitas efek rumah kaca. Teknologi yang terus dikembangkan agar mesin semakin efisien akan memiliki dampak positif dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sebagai akibat kegiatan transportasi.

Produksi energi juga merupakan penyebab utama pemanasan global. Batubara, minyak dan gas dipakai sebagai sumber bahan bakar di pembangkit listrik untuk menggerakkan turbin. Karena kenaikan permintaan energi dunia, jumlah emisi akan bertambah yang pada akhirnya juga akan memperparah efek rumah kaca dan meningkatkan intensitas pemanasan global. Dengan meningkatkan investasi pada teknologi yang memanfaatkan energi hijau seperti matahari, angin, panas bumi dan tenaga hidro, artinya kita mengurangi dampak negatif produksi energi terhadap pemanasan global.

Peningkatan deforestasi merupakan penyebab lain dari pemanasan global, karena pohon membantu menyerap karbon dioksida yang mengurangi intensitas gas rumah kaca yang dilepaskan ke atmosfer. Dengan banyaknya pohon yang kita tebangi, kapasitas untuk proses ini semakin menurun dan hasilnya gas rumah kaca semakin bertumpuk di atmosfer. Dengan memperkenalkan metode pemanfaatan hutan berkelanjutan, diharapkan dapat mengurangi dampak deforestasi terhadap pemanasan global.

Ada beberapa penyebab buatan manusia terhadap pemanasan global, namun melalui komitmen yang kuat, dikombinasikan dengan penggunaan teknologi dan sumber daya yang berkelanjutan, kita dapat mengurangi dampak pemanasan global terhadap bumi di masa mendatang.


IndoEnergi Home