Produksi Biomassa Menjadi Biogas Dengan Cara Penguraian Anaerobic

Penguraian anaerobik (anaerobic digestion) adalah proses dimana produk bio-degradable diproses dan dipecah menjadi biogas. Biogas ini terdiri dari unsur-unsur seperti metana dan karbon dioksida yang dapat digunakan untuk memproduksi listrik. Agar penguraian anaerobik terjadi, produk harus bebas oksigen dan harus berada pada kondisi tertentu seperti tingkat suhu, kelembaban dan pH yang sesuai. Suhu yang cocok untuk proses ini adalah antara 30-40 Celcius dan 60-80 Celcius.

Yang Diperlukan untuk Proses Ini
Penguraian anaerobik biasanya dilakukan untuk mengkonversi bahan baku seperti limbah kayu menjadi bahan bakar biomassa yang baik. Biomassa adalah salah satu cara yang ramah lingkungan untuk menghasilkan listrik dan juga membutuhkan bahan baku yang murah serta terbarukan yang dapat diproduksi melalui proses penguraian anaerobik.

Berbagai Jenis Digester Anaerobik
Ada berbagai jenis digester (pengurai) yang menghasilkan panas dari bahan biomassa yaitu Complete Mix, Plug Flow, dan Cover Lagoon.

Complete Mix adalah wadah berbentuk lingkaran besar yang dapat memproses limbah yang campuran padatnya hanya sekitar 10%. Digester ini dapat beroperasi dengan baik pada berbagai tingkat suhu dan bisa menghasilkan panas selama lebih dari 20 hari berturut-turut. Karena tidak memerlukan pemeliharaan atau perbaikan, sistem ini merupakan salah satu jenis digester anaerobik yang paling populer.
Complete Mix

Plug Flow Digester biasanya dibangun di bawah tanah. Setiap hari, sejumlah tertentu kotoran hewan dikirim ke alat ini. Di sistem ini terdapat sebuah kompartemen dengan udara yang tipis. Sistem ini juga dapat memproses kotoran yang campuran padatnya tidak lebih dari 15% . Jadi, ketika kotoran hewan yang baru ditambahkan, kotoran hewan yang tua masuk ke dalam palung dan akan diproses, sedangkan kotoran hewan yang baru tersebut menunggu sampai hari berikutnya untuk didorong ke bawah. Dengan cara ini, proses terus berlangsung sampai suplai ke digester dihentikan.
Plug Flow 

Jenis digester yang ketiga adalah Cover Lagoon.  Pertama-tama dibutuhkan penutup seperti membran kain dan menempatkannya di kolam penampungan limbah. Kemudian limbah diproses dan panas yang dihasilkan diserap oleh penutup. Proses ini tidak cocok untuk limbah padat, tetapi sistem ini paling sesuai untuk limbah cair.
 
Cover Lagoon agak lebih sederhana dan biayanya lebih efektif dibandingkan dengan dua tipe digester lainnya, tetapi memiliki satu kelemahan yaitu produksinya tergantung pada suhu. Jadi, di musim panas ketika kolam penampung dipanaskan, produksinya 35% lebih tinggi daripada di musim dingin. Hal lain yang harus diperhatikan adalah paling tidak dibutuhkan waktu 2-3 tahun agar Cover Lagoon stabil dan menghasilkan biogas secara konsisten.
Cover Lagoon

Mengapa Penguraian Anaerobic diperlukan di Dunia ini?
Produksi energi hijau yang ramah lingkungan, pemanfaatan limbah pertanian dan pemrosesan produk samping telah banyak mengubah wajah dunia energi terbarukan. Penguraian anaerobic telah banyak dipraktikkan di seluruh dunia dan banyak negara yang telah memiliki struktur AD yang terus berkembang dengan baik. Lebih dari 5000 MW energi dihasilkan di Asia saja dari proses penguraian anaerobic. Jika hal ini terus berlanjut, proses penguraian anaerobic akan menjadi salah satu pilihan terbaik untuk menghasilkan listrik di seluruh dunia.


IndoEnergi Home