Biofuel: Etanol dan Biodiesel

Biofuel adalah bahan bakar transportasi, seperti etanol dan biodiesel, yang dibuat dari bahan biomassa. Bahan bakar ini biasanya dicampur dengan bahan bakar minyak bumi - bensin dan solar, tetapi mereka juga dapat digunakan dalam bentuk murni.
Menggunakan etanol atau biodiesel berarti kita mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Etanol dan biodiesel biasanya lebih mahal daripada bahan bakar fosil yang mereka gantikan, tetapi mereka merupakan bahan bakar dengan pembakaran bersih, yang menghasilkan lebih sedikit polusi udara.

Apakah Etanol Itu?
Etanol adalah bahan bakar alkohol yang dibuat dari gula yang ditemukan dalam biji-bijian, seperti:
  • Jagung
  • Sorgum
  • Gandum

Sumber-sumber gula untuk memproduksi etanol meliputi:
  • Kulit kentang
  • Beras
  • Tebu
  • Gula bit
  • Kulit kayu
  • Switchgrass

Para ilmuwan terus bekerja untuk menemukan cara yang lebih murah untuk membuat etanol dengan menggunakan seluruh bagian tanaman dan pohon, bukan hanya bijinya.

Saat ini, di negara maju seperti Amerika Serikat, sebagian besar etanol digunakan dari distilasi jagung. Hampir semua bensin yang sekarang dijual di AS mengandung etanol. Sekitar 99% dari bahan bakar ethanol yang dikonsumsi di AS akan ditambahkan ke dalam campuran 10% etanol dan 90% bensin.


Apakah Biodiesel Itu?
Biodiesel merupakan bahan bakar yang terbuat dari minyak nabati, lemak, atau gemuk - seperti lemak restoran -. Bahan bakar biodiesel dapat digunakan dalam mesin diesel tanpa memodifikasi mesinnya. Biodiesel merupakan bahan bakar terbarukan, aman, biodegradable, dan menghasilkan tingkat polusi udara yang lebih rendah dibandingkan produk berbasis minyak bumi.


via iea


IndoEnergi Home