Energi dari Biogas dan Gas TPA

Diagram TPA Modern
Mengumpulkan Gas dari Tempat Pembuangan Sampah
Tempat pembuangan sampah dapat menjadi sumber energi. Bakteri anaerob yang hidup di tempat pembuangan sampah akan mengurai sampah organik untuk menghasilkan gas yang disebut biogas, yang mengandung metana.

Metana adalah gas yang kaya energi, sama dengan yang ada di gas alam dan merupakan bahan bakar yang digunakan untuk pemanas, memasak, dan memproduksi listrik. Metana tidak berwarna dan tidak berbau, dan merupakan gas rumah kaca yang sangat kuat.
Utilitas gas alam menambahkan bau (bau menyengat) sehingga orang dapat mendeteksi kebocoran gas alam dari pipa. Biogas dari TPA juga dapat membahayakan orang atau lingkungan. Ada aturan yang mengharuskan TPA untuk mengumpulkan gas metana demi keamanan dan kontrol polusi.

Beberapa TPA hanya membakar gas metana dengan cara yang terkontrol untuk melenyapkannya. Tapi metana juga dapat digunakan sebagai sumber energi. TPA dapat mengumpulkan gas metana, mengolahnya, dan kemudian menjualnya sebagai bahan bakar komersial. Hasilnya kemudian dapat dibakar untuk menghasilkan uap dan listrik.

Memanfaatkan Limbah Hewan
Banyak petani yang mampu memproduksi biogas menggunakan tangki besar yang disebut "digester", dimana mereka mengumpulkan kotoran dan bahan alas tidur hewan dari kandang mereka. Banyak petani yang menutupi kolam kotoran hewan mereka (juga disebut laguna) untuk menangkap biogas. Digester biogas dan kolam kotoran hewan mengandung bakteri anaerob yang sama dengan di tempat pembuangan sampah. Biogas dapat digunakan untuk menghasilkan listrik atau panas yang dapat digunakan di pertanian, atau untuk menjual listrik yang dihasilkan kepada utilitas listrik setempat.


via eia


IndoEnergi Home