Harga Minyak dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Harga minyak mentah ditentukan oleh penawaran dan permintaan di seluruh dunia. Di sisi permintaan, pertumbuhan ekonomi dunia adalah faktor terbesarnya. Pertumbuhan ekonomi membutuhkan energi, dan minyak memberikan kontribusi 35% dari total konsumsi energi dunia.

Salah satu faktor utama di sisi penawaran adalah Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), yang memiliki pengaruh signifikan pada harga dengan menetapkan batas produksi pada anggotanya, yang bersama-sama menghasilkan lebih dari 40% minyak mentah dunia. Negara-negara OPEC pada dasarnya mempengaruhi semua kapasitas produksi minyak dunia, dan diperkirakan memiliki sekitar dua-pertiga cadangan minyak mentah dunia.

Harga Minyak Mentah Dunia Sejak 1970
Gangguan pasokan yang disebabkan oleh peristiwa alam dan politik juga dapat mempengaruhi harga minyak secara signifikan. Peningkatan harga minyak yang tajam pernah terjadi akibat kekurangan minyak mentah yang disebabkan oleh embargo minyak Arab pada tahun 1973, revolusi Iran pada tahun 1979, perang Iran / Irak pada tahun 1980, dan konflik Teluk Persia pada tahun 1990. Badai di Teluk Meksiko juga menyebabkan harga minyak melonjak.

Jual Beli di Lelang global
Harga minyak mentah dan produk minyak adalah hasil dari ribuan transaksi yang terjadi secara bersamaan di seluruh dunia, di semua tingkatan rantai distribusi dari produsen minyak mentah sampai konsumen individu. Pasar minyak pada dasarnya merupakan lelang global, dimana penawar tertinggi akan "memenangi" pasokan yang tersedia.

Sama dengan lelang apapun, bagaimanapun, penawar tidak ingin membeli dengan harga yang terlalu mahal. Ketika pasar "kuat" atau "ketat" (saat permintaan tinggi dan / atau pasokan rendah), penawar harus bersedia untuk membayar premi yang lebih tinggi. Ketika pasar "lemah" atau, "longgar" (permintaan rendah dan / atau pasokan tinggi), penawar dapat memilih untuk tidak bersaing menwar harga, menunggu harga yang mungkin lebih murah.

Berbagai Jenis Transaksi di Pasar Minyak
Transaksi Kontrak di pasar minyak memiliki peran pada sebagian besar perpindahtanganan minyak. Minyak juga dijual dengan transaksi spot, artinya dilakukan pembelian "on the spot" untuk pengiriman tunggal segera pada harga pasar saat ini.

Minyak juga diperdagangkan di pasar berjangka. Kontrak berjangka adalah kontrak standar untuk membeli atau menjual komoditi tertentu dengan kualitas standar pada tanggal tertentu di masa yang akan datang. Jika produsen minyak ingin menjual minyak di masa yang akan datang, mereka dapat memastikan kemampuan mereka untuk melakukannya, dan memastikan harga yang akan mereka dapatkan, dengan menjual kontrak berjangka hari ini. Atau, jika konsumen minyak perlu membeli minyak di masa yang akan datang, mereka dapat memastikan untuk dapat melaksanakannya, dan akan yakin mengenai harga yang akan mereka bayar, dengan membeli kontrak berjangka hari ini. Selain produsen dan konsumen, kontrak berjangka juga dibeli dan dijual oleh pelaku pasar yang tidak memproduksi minyak atau mengkonsumsi minyak. Spekulan membeli dan menjual kontrak berjangka untuk mengantisipasi perubahan harga, berharap untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan harga tersebut.

Perubahan Harga Kirim Sinyal ke Pasar
Harga di pasar spot mengirim sinyal yang jelas mengenai keseimbangan antara pasokan/permintaan. Kenaikan harga mengindikasikan bahwa dibutuhkan pasokan yang lebih banyak, dan penurunan harga menunjukkan bahwa terdapat pasokan yang terlalu banyak untuk tingkat permintaan sekarang. Selanjutnya, karena minyak paling banyak ditransaksikan di bawah kontrak, harganya akan bervariasi dengan pasar spot. Pasar berjangka juga memberikan informasi mengenai keseimbangan pasokan / permintaan fisik dan juga ekspektasi pasar.


via eia


IndoEnergi Home