Mengenal Energi Geothermal

Bagian dalam bumi
Apakah Energi Geothermal Itu?
Kata geothermal berasal dari kata Yunani geo (bumi) dan therme (panas). Jadi, energi geothermal (panas bumi) adalah panas yang berasal dari dalam bumi. Kita bisa memnafaatkan panas ini sebagai uap atau air panas dan menggunakannya untuk memanaskan bangunan atau menghasilkan listrik.

Energi geothermal merupakan sumber energi terbarukan karena panas secara terus-menerus diproduksi di dalam bumi.

Energi Geothermal dihasilkan dari Dalam Bumi
Energi panas bumi dihasilkan dalam inti bumi. Suhu yang lebih panas dibandingkan permukaan matahari terus diproduksi di dalam bumi karena adanya reaksi peluruhan partikel radioaktif, proses ini terjadi di dalam semua batuan.

Bumi memiliki beberapa lapisan yang berbeda:
  • Inti bumi itu sendiri memiliki dua lapisan: inti besi padat dan inti luar yang terbuat dari lelehan batu yang sangat panas, yang disebut magma.
  • Mantel mengelilingi inti bumi dengan tebal sekitar 1.800 mil. Lapisan ini terdiri dari magma dan batuan.
  • Kerak bumi adalah lapisan terluar dari bumi, berupa tanah yang membentuk benua dan dasar laut. Lapisan ini dapat berketebalan 3 sampai 5 mil di bawah lautan dan 15 sampai 35 mil di daratan benua.
Kerak bumi dibagi menjadi beberapa bagian yang disebut lempengan. Magma akan keluar ke permukaan bumi di dekat tepi lempengan-lempengan ini. Ini lah yang membuat terjadinya gunung berapi. Lava yang meletus dari gunung berapi merupakan bagian dari magma. Jauh di bawah tanah, batuan dan air menyerap panas dari magma ini. Suhu batuan dan air akan lebih panas dan semakin panas bila Anda pergi lebih dalam ke bawah tanah.

Orang-orang di seluruh dunia menggunakan energi geothermal untuk pemanas rumah mereka dan untuk menghasilkan listrik dengan menggali sumur ke dalam tanah dan memompa air bawah tanah atau uap panas ke permukaan. Kita juga dapat menggunakan suhu stabil di dekat permukaan Bumi untuk pemanas dan pendingin bangunan.


via eia


IndoEnergi Home