Mengenal Energi Surya


Energi dari Matahari
Matahari telah menghasilkan energi selama miliaran tahun. Energi matahari berupa sinar matahari (radiasi matahari) yang mencapai Bumi. Energi ini dapat diubah menjadi bentuk energi lainnya, seperti panas dan listrik.

Pada tahun 1830-an, astronom Inggris John Herschel terkenal karena meggunakan kotak kolektor panas matahari (perangkat yang menyerap sinar matahari untuk mengumpulkan panas) untuk memasak makanan selama ekspedisi ke Afrika. Dewasa ini, orang-orang menggunakan energi matahari untuk banyak hal.

Energi Matahari Bisa Digunakan untuk Mendapatkan Panas dan Listrik
Ketika dikonversi ke energi termal (atau panas), energi surya dapat digunakan untuk:

  • Memanaskan air - untuk digunakan di rumah-rumah, bangunan, atau kolam renang.
  • Pemanas ruangan - di dalam rumah, rumah kaca, dan bangunan lain.
  • Memanaskan cairan - untuk mendapatkan suhu tinggi guna mengoperasikan turbin untuk menghasilkan listrik

Energi matahari dapat dikonversi menjadi listrik dengan dua cara:

  • Photovoltaic (perangkat PV) atau "sel surya" mengkonversi sinar matahari secara langsung menjadi listrik.  Sel PV ondividu dikelompokkan ke dalam panel dan array panel yang dapat digunakan dalam berbagai aplikasi mulai dari sel tunggal kecil untuk daya kalkulator dan baterai jam tangan, sampai ke sistem yang memasok daya ke rumah tunggal, hingga pembangkit listrik besar yang luasnya mencakup beberapa hektar.
  • Pembangkit listrik surya/ panas surya menghasilkan listrik dengan mengkonsentrasikan energi matahari untuk memanaskan cairan dan menghasilkan uap yang digunakan untuk daya generator.

Manfaat utama dari energi surya adalah:

  • Sistem energi surya tidak menghasilkan polusi udara atau karbon dioksida.
  • Ketika berada pada bangunan, mereka memiliki dampak minimal terhadap lingkungan.

Dua keterbatasan dari energi surya adalah:

  • Jumlah sinar matahari yang tiba di permukaan bumi tidak konstan. Jumlah ini bervariasi tergantung pada lokasi, waktu, waktu dalam setahun, dan kondisi cuaca.
  • Karena matahari tidak memberikan energi yang banyak di satu tempat pada satu waktu, area permukaan besar diperlukan untuk mengumpulkan energi pada tingkat yang ekonomis.


via eia


IndoEnergi Home