Sumber-Sumber Energi

Kita menggunakan sumber-sumber energi yang berbeda untuk melakukan kerja. Sumber energi diklasifikasikan menjadi dua kelompok - terbarukan dan tak terbarukan. Energi terbarukan dan tak terbarukan dapat diubah menjadi sumber energi sekunder seperti listrik dan hidrogen.

Sebagian Besar Dari Kita Menggunakan Energi Tak Terbarukan
Di Amerika Serikat, sebagian besar energi yang digunakan berasal dari sumber energi tak terbarukan. Batubara, minyak bumi, gas alam, propana, dan uranium merupakan sumber energi tak terbarukan. Mereka digunakan untuk memproduksi listrik, untuk menyalakan pemanas rumah, untuk menjalankan mobil, dan untuk memproduksi berbagai jenis produk dll.

Sumber-sumber energi ini dinamakan sumber energi tak terbarukan karena persediaan mereka terbatas. Minyak bumi, misalnya, terbentuk jutaan tahun lalu dari sisa-sisa tanaman dan hewan laut kuno. Kita tidak bisa membuat minyak bumi dalam waktu singkat.

Data konsumsi energi Amerika, yang notabane merupakan negara industri paling maju menunjukkan:

Penggunaan Energi Terbarukan Terus Berkembang
Sumber energi terbarukan termasuk diantaranya adalah biomassa, panas bumi, tenaga air, energi surya, dan energi angin. Mereka disebut sumber energi terbarukan karena mereka secara alami dapat dibuat/diisi ulang. Dari hari ke hari, matahari terus bersinar, angin bertiup, dan sungai mengalir. Kita menggunakan sumber energi terbarukan terutama untuk memproduksi listrik.

Apakah Sumber Energi Sekunder Itu?
Listrik dan hidrogen berbeda dari sumber energi lain karena mereka adalah sumber energi sekunder. Sumber energi sekunder - pembawa energi - digunakan untuk menyimpan, memindahkan, dan memasok energi dalam bentuk yang mudah digunakan. Kita harus menggunakan sumber energi lain untuk dapat menghasilkan listrik atau hidrogen. Di Amerika Serikat, batubara adalah sumber energi nomor satu untuk menghasilkan listrik.

Dewasa ini, cara termurah untuk mendapatkan hidrogen adalah dengan memisahkannya dari gas alam, sumber energi tak terbarukan. Hidrogen juga dapat dipisahkan dari air dan dari energi terbarukan lainnya, tapi hidrogen yang diproduksi dari sumber-sumber saat ini terlalu mahal untuk bersaing dengan bahan bakar lainnya. Para ilmuwan terus bekerja untuk menemukan cara membuat hidrogen dari air dan energi terbarukan lainnya yang lebih murah dan terjangkau.


via eia


IndoEnergi Home