Panduan Dasar Mengenai Pemanas Air Tenaga Surya

Pemanas air tenaga surya menggunakan energi panas matahari guna menyediakan air panas untuk mencuci pakaian/piring, wastafel, shower, kamar mandi dan kolam renang. Sistem ini dapat melengkapi atau menggantikan sistem tradisional berbahan bakar gas atau bertenaga listrik.

Pemanas air tenaga surya menawarkan sejumlah manfaat ekonomi dan lingkungan bagi pengguna, meskipun sistem ini harus dipilih dengan hati-hati untuk memastikan mereka akan berfungsi sebagaimana dikehendaki.

Fungsi
Semua sistem pemanas air tenaga surya memerlukan dua komponen dasar, yaitu tangki penyimpanan dan kolektor surya. Kolektor surya terdiri dari sel-sel silikon atau polimer yang menyerap energi panas dari sinar matahari. Tangki penyimpanan bervariasi dalam ukuran tergantung pada kebutuhan rumah tangga tetapi sering sangat terisolasi untuk menghindari kehilangan panas dan memaksimalkan efisiensi. Tergantung pada desain sistem, baik air domestik atau refrigeran (cairan pentransfer panas) melewati kolektor dan mengumpulkan energi panas. Dari sana, air dialirkan kembali ke tangki penyimpanan sehingga tersedia untuk digunakan sesuai permintaan. Ketika menggunakan refrigeran, cairan ini akan mengalir kembali ke tangki penyimpanan untuk memanaskan air menggunakan sistem loop tertutup, tabung atau pipa.

Jenis
Konsumen dapat memilih dua jenis pemanas air tenaga panas matahari. Sistem aktif bergantung pada serangkaian pompa dan kontrol untuk mengedarkan air antara kolektor dan tangki. Sistem ini lebih mahal tetapi juga menawarkan tingkat efisiensi energi yang lebih tinggi dari sistem pasif. Sistem pasif lebih ekonomis tapi kurang efisien. Mereka mengandalkan gravitasi dan prinsip-prinsip termodinamika untuk mengedarkan air dan tidak menggunakan pompa atau sistem kontrol. Kolektor pada sistem pasif harus diinstal di bawah tangki sehingga air hangat secara alami akan naik ke tangki.

Penggunaan
Kedua sistem, pasif dan aktif, masing-masing cocok untuk rumah tangga di berbagai jenis iklim. Sistem pemanas air tenaga surya dapat menggantikan sistem pemanas air tradisional pada iklim hangat, daerah cerah; sedangkan pemilik rumah di zona iklim yang dingin akan membutuhkan pemanas air cadangan pada hari berawan. Namun, penggunaan komersial sistem ini masih terbatas, mereka mungkin hanya efektif untuk penggunaan komersial skala kecil. Untuk aplikasi komersial, kolektor surya tervakuasi (evacuated tube) adalah jenis yang paling umum digunakan. Unit ini efektif menyerap sejumlah besar energi surya, dan memiliki desain khusus yang mencegah kehilangan panas.

Pemanas air tenaga surya juga banyak digunakan untuk memanaskan air di kolam renang dan bak air panas.

Manfaat
Karena bergantung pada energi surya yang gratis, sistem tenaga surya mengurangi biaya pemanasan air sebesar 50 hingga 85 persen. Sistem ini juga meningkatkan nilai rumah di berbagai daerah.
Pemanas air tenaga surya juga mengurangi ketergantungan kita pada bahan bakar fosil dan membantu melindungi pemilik rumah dari lonjakan harga bahan bakar di masa depan. Dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sistem ini juga mengurangi polusi dan memperlambat efek pemanasan global.

Kekurangan
Efisiensi dan efektivitas dari sebuah sistem pemanas air tenaga surya tergantung pada berbagai faktor. Sebagian besar tergantung pada suhu input air serta tingkat paparan sinar matahari dan jenis sistem yang dipilih. Pemilik rumah mungkin mengalami kekurangan air panas pada hari berawan atau selama periode permintaan meningkat. Pemanas air surya juga memiliki biaya awal lebih besar dibandingkan sistem pemanas air lainnya.


IndoEnergi Home