8 Obat Nyamuk Alami

Catnip
Sebelum memilih obat nyamuk berbasis DEET, pertimbangkan untuk menggunakan pilihan yang alami sebagai gantinya. DEET, juga dikenal sebagai dietil-meta-toluamide.

Penelitian membuktikan bahwa bahan utama dalam obat nyamuk komersial, menurut studi Universitas Duke, merusak sel-sel otak, dapat menyebabkan perubahan perilaku, dan interaksinya dengan beberapa jenis obat dapat berbahaya. Para ilmuwan juga mengamati bahwa komponen ini menyebabkan kematian sel otak pada hewan yang sering terpapar atau setelah penggunaan jangka panjang DEET.

Penelitian tambahan menemukan bahwa hingga 15 persen DEET diserap melalui kulit secara langsung ke dalam aliran darah. Menurut data keamanan dietil-meta-toluaminde, efek racun dari bahan kimia ini meliputi: gangguan reproduksi, mutasi materi genetik, dan gangguan sistem saraf pusat.

Tidak perlu mengambil konsekuensi kesehatan jangka panjang, dan serius, untuk menangkal nyamuk. Pilihlah alternatif alami yang terbukti bekerja seefektif DEET atau dalam beberapa kasus, LEBIH efektif ketimbang DEET.

Berikut adalah beberapa pilihan alami:

1. Catnip - Anda dapat memanfaatkan catnip untuk membuat nyamuk lari ketakutan, penelitian di Iowa State University menemukan bahwa minyak esensial yang ditemukan dalam ramuan catnip mencapai sekitar 10 kali lebih efektif dibanding DEET dalam menghalau nyamuk.

2. Citronella (sereh wangi) - Gunakan hanya minyak atsiri murni - bukan minyak wanginya. Untuk kulit Anda, yang terbaik adalah dengan memperoleh minyak atsiri citronella kualitas tinggi dari toko organik. Meskipun tidak seefektif catnip, bahan ini masih merupakan pilihan yang baik.

3. Bawang putih - Makanlah banyak bawang putih segar - nyamuk tidak suka bawang putih.

4. Minyak esensial lavender - Memiliki aroma harum dan merupakan penolak nyamuk yang efektif dan umum digunakan.

5. Minyak nmba atau minyak biji nimba - Menurut studi US National Research Council, minyak nimba lebih efektif ketimbang DEET. Hasil ini dikonfirmasi oleh para ilmuwan di Malaria Institute di India dan dalam penelitian yang dikutip dari Journal of American Mosquito Control Association. Nimba adalah tanaman yang tumbuh di India.

6. Minyak kedelai organik - Penelitian yang dikutip dalam The New England Journal of Medicine menemukan bahwa penolak nyamuk yang terbuat dari minyak kedelai bekerja seefektif penolak nyamuk yang mengandung DEET. Minyak kedelai harganya murah dan mudah didapat, menjadikannya sebagai pilihan yang sangat baik. Plus, minyak ini merupakan pelembab tubuh yang sangat baik. Sebagai manfaat sampingan, penelitian menunjukkan bahwa bahan dalam kedelai bisa memperlambat pertumbuhan rambut di tubuh ketika dioleskan. Pilih minyak kedelai organik jika memungkinkan, karena banyak tanaman kedelai sekarang merupakan hasil rekayasa genetik.

7. Teratai (Nelumbo nucifera- Hasil penelitian dalam Asian Pacific Journal of Tropical Medicine menunjukkan bahwa teratai adalah penolak nyamuk yang efektif dan juga membantu membunuh larva nyamuk. Karena teratai tumbuh dalam air, maka tanaman ini merupakan pilihan yang baik sebagai penolak nyamuk alami di kolam belakang.

8. Lada hitam (Piper nigrum) - Penelitian dari studi yang sama menunjukkan bahwa ekstrak (penelitian menggunakan ekstrak alkohol tetapi minyak esensial lada hitam mungkin akan bekerja juga) dari lada hitam efektif dalam menghalau nyamuk.

Nah bagaimana, bersedia untuk pindah ke produk organik? Selamat mencoba………!!


IndoEnergi Home