Kategorisasi Pemanas Air Tenaga Surya

Diagram pemanas air batch, sistem yang paling sederhana

Inti dari pemanas air tenaga surya adalah kolektor surya dan tangki penyimpanan. Kolektor surya pada dasarnya adalah kotak glasir terisolasi dengan interior berwarna gelap dan sekelompok tabung untuk mengedarkan air. (Glasir adalah material pelapis, biasanya kaca, yang membantu dalam retensi panas.)

Kolektor surya mengubah radiasi matahari menjadi panas. Tangki penyimpanan, sesuai namanya, digunakan untuk menampung air.

Itulah konfigurasi dasar, akan ditemui di berbagai jenis sistem pemanas air tenaga surya. Perbedaan antar pemanas air tenaga surya adalah mengenai sistem sirkulasinya yang pasif atau aktif. Pemanas aktif menggunakan pompa listrik dan kontroler untuk memindahkan air di dalam sistem. Sedangkan pemanas pasif memanfaatkan kekuatan alam. Pemanas pasif merupakan yang lebih sederhana dari dua sistem tersebut.

Ada dua jenis utama sistem pasif:

  • Batch: Ini adalah sistem pemanas air yang sederhana. Sistem ini memiliki satu atau lebih tangki air di dalam kolektor surya (tak ada tabung dalam sistem ini). Air hangat di dalam tangki akan naik ke atas; baik melalui gravitasi atau konveksi alami (kecenderungan air panas akan naik ke atas) air panas akan terdorong dari tangki ke pipa menuju rumah.
  • Thermosyphon: Tangki air terpisah dari kolektor surya. Air dingin bergerak melewati tabung kolektor surya, dan konveksi secara alami memompa air panas yang dihasilkan ke dalam tangki penyimpanan. Dari tangki penyimpanan, air dialirkan ke pipa menuju rumah.

Sistem aktif biasanya masuk ke dalam salah satu dari tiga kategori berikut:

  • Langsung: Air bergerak melewati kolektor surya dan masuk ke tangki penyimpanan dengan bantuan pompa listrik dan kontrol.
  • Tak Langsung: Alih-alih memanaskan air, kolektor surya memanaskan cairan "pentransfer panas", berupa cairan antibeku. Antibeku kemudian mengalir ke pipa penukar panas, di mana ia dikelilingi oleh air dingin. Air mengambil panas dari antibeku (tapi tidak pernah bercampur dengannya), dan kemudian air yang sudah panas dipompa ke tangki penyimpanan.
  • Drainback: Sistem drainback bekerja seperti sistem tak langsung, hanya saja ia menggunakan air suling sebagai cairan transfer panas, dan memiliki tangki "drainback" terpisah. Kemampuan untu memompa seluruh cairan pentransfer panas keluar dari sistem ke tangki interior (pengeringan sistem) membuatnya ideal untuk iklim dingin, karena cairan tidak membeku akibat cuaca yang sangat dingin.

Baik sistem tenaga surya pasif atau aktif, biaya instalasi akan lebih mahal dibandingkan dengan pemanas model gas atau listrik. Tetapi beberapa orang dapat mengurangi biaya dengan membuat sendiri. Dan, jenis yang paling dasar, pemanas batch, adalah proyek pembangunan pemanas di rumah yang relatif sederhana untuk diterapkan.


IndoEnergi Home