Kekurangan Pemanas Air Tenaga Surya

Ada beberapa jenis pemanas air tenaga surya yang tersedia dan dapat dipasang bagi mereka yang ingin bergaya hidup "hijau". Pemanas air tenaga surya merupakan metode yang efisien untuk membuat rumah Anda lebih efisien dan hemat biaya energi.

Namun, terdapat beberapa kelemahan pada pemanas air tenaga surya yang mungkin membuatnya tidak cocok bagi sebagian orang.

Investasi Awal dalam Pemanas Air Tenaga Surya dapat Cukup Mahal.
Sebuah sistem standar dengan tangki 80-galon harganya bisa mencapai 5 juta rupiah. Anda juga harus menyewa installer untuk memasangnya, dan lagi-lagi akan mengeluarkan biaya. Pemanas listrik dan gas harganya lebih murah. Berapa lama Anda akan balik modal dan mendapatkan manfaat penghemanatan, semua tergantung pada subsidi, harga listrik dan bagaimana keadaan cuaca di tempat tinggal Anda.

Tergantung Pada Cuaca.
Pemanas air tenaga surya memerlukan aliran sinar matahari untuk dapat bekerja, sehingga pengguna akan mendapatkan manfaat penghematan dari penggunaan sistem. Rumah di daerah beriklim dingin atau berawan mungkin mendapatkan lebih sedikit efisiensi dari pemanas air matahari dibandingkan di daerah dengan iklim yang hangat dan cuaca yang cerah. Mereka yang tinggal di iklim bersalju harus menghentikan penggunaan di musim dingin atau menambahkan strip pemanas bertenaga surya untuk mencairkan salju, menambah biaya.

Pemanasan Lambat
Beberapa jenis pemanas air tenaga surya mulai memanaskan air hanya ketika kran dihidupkan. Ini berarti air membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk mencapai suhu yang lebih hangat. Produk khusus tertentu dapat membantu mengatasi situasi ini dengan biaya tambahan.

Pemeliharaan
Pemeliharaan bisa menjadi mahal dan sulit. Selain melakukan pemasangan, installer sistem tenaga surya juga harus dipanggil untuk melakukan pemeliharaan. Sistem pemanas air tenaga surya memiliki banyak jaringan pipa sebagaimana pemanas air konvensional lainnya. Selain itu, panel kolektor surya di iklim kering harus lebih sering dibersihkan karena hujan tidak menyiramnya secara alami. Kecuali terjadi masalah khusus, sistem pemanas air tenaga surya standar membutuhkan perawatan rutin setiap tiga sampai lima tahun sekali. Selain itu, suku cadang biasanya diperlukan dalam dua sampai sepuluh tahun.



IndoEnergi Home