Tangki Pemanas Air Tenaga Surya Stainless Steel vs Kaca



Tentu saja terdapat perbedaan antara tangki air stainless steel dengan tangki kaca ketika digunakan dalam aplikasi pemanas air tenaga surya. Berikut ini adalah beberapa poin untuk membantu Anda mengambil keputusan dalam memilih tangki air panas yang sesuai dengan kebutuhan dan situasi Anda.

Tangki Kaca
Tangki kaca memiliki lapisan enamel vitreous yang secara signifikan lebih tebal dibandingkan pemanas air listrik, karena tingginya suhu air panas surya. Tangki ini dapat menahan tekanan pada suhu air yang sangat tinggi. Enamel vitreous pada pemanas air sehari-hari  normalnya mampu menahan suhu di atas 70 derajat.

Kekuatan Tangki Stainless steel 
Mereka umumnya memiliki garansi sepuluh tahun, lebih tinggki dari garansi tangki berlapis kaca standar yang biasanya bergaransi lima tahun. Harganya juga lebih mahal dibandingkan versi kaca.

Kualitas air
Semakin buruk kualitas air, semakin kuat argumen untuk meghindarii tangki stainless steel, karena kotoran dalam air bisa menggerogoti bagian yang di-las, menyebabkan bocor lubang jarum dan akhirnya tangki gagal befungsi. Meskipun tangki stainless steel memiliki garansi, tidak ada produsen akan mematuhi garansi jika TDS (Total Dissolved Solids) air lebih dari 600 ppm (bagian per juta).

Anoda dan Produksi Hidrogen
Tangki berlapis kaca memiliki anoda magnesium, yang menjamin kualitas air domestik (minum), dengan cara menarik kotoran dari pasokan air. Anoda dapat menabrak elemen kaca dan listrik, menyebabkan "hot spot" pada elemen, atau retak pada kaca, jika diangkut dengan cara dibaringkan. Sangat penting untuk menyimpan dan mengangkut tangki jenis ini dalam keadaan berdiri.

Pelepasan gas hidrogen oleh anoda kadang-kadang dapat terjadi jika air tidak digunakan untuk jangka waktu yang panjang. Tergantung pada kualitas air dan daerah pemanas air terpasang, kemungkinan hidrogen terbentuk dalam tangki jika pemanas air tidak digunakan selama dua minggu atau lebih.

Namun, bahkan pada tangki stainless steel, jika air dibiarkan stagnan selama dua minggu, akan terjadi pembentukan hidrogen yang ditunjukkan oleh muncratnya air panas dari keran ketika pertama kali dibuka.
Anoda aluminium dapat digunakan jika pasokan air berkualitas buruk, untuk memperpanjang umur tangki.

Air hujan bukanlah masalah, tetapi anoda dianjurkan untuk digunakan pada air sumur, atau kualitas air yang buruk.

Untuk memerangi terbentuknya hidrogen, semua pemanas air memiliki katup tekanan dan suhu yang dipasang pada tangki. Anda cukup menarik tuas dan "membersihan" tangki selama 30 detik setelah Anda pergi berlibur selama dua minggu atau lebih. Hal ini akan menghilangkan gas hidrogen dalam tangki.

Jika sistem digunakan setiap hari, hidrogen tidak akan terpisah dari oksigen dalam molekul air, dan pembentukan hidrogen tidak terjadi. Namun, setiap produsen tangki akan menyarankan pada Anda untuk membersihkan sistem setidaknya sekali setiap 6-12 bulan.




IndoEnergi Home