Tips Membangun Rumah Ramah Lingkungan

Atap hijau
Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk membangun sebuah rumah baru, berikut ini adalah daftar ringkas yang bisa menjadi panduan Anda dalam membangun rumah ramah lingkungan:

Exterior
  • Serat bambu, serat kayu, dan kertas daur ulang.
  • Semen ramah lingkungan yang terbuat dari tanah dan kapur.
  • Logam daur ulang.
  • Semen fiber, tahan api dan tahan kelembaban, tetapi tidak benar-benar berkelanjutan mengingat proses pembuatan yang energi-intensif.

Lantai
  • Cork atau bambu, keduanya terbarukan (cepat tumbuh bahkan di tanah yang buruk dan kelembaban minimal), dan memerlukan sedikit atau tidak ada pengolahan.
  • Linoleum, terbuat dari biji rami dan bahan tanaman lainnya, 100 persen tahan lama, dan biodegradable.
  • Papan kayu bekas pakai, yang hanya memerlukan pengamplasan ringan dan satu atau dua lapisan sealer.
  • Papan kayu baru bersumber dari hutan berkelanjutan dan bersertifikat ramah lingkungan.
  • Keramik, karet atau karpet daur ulang atau berbasis bio.

Isolasi
  • Karpet daur ulang.
  • Kertas daur ulang.
  • Plastik daur ulang.
  • Busa semprot berbasis bio (minyak kedelai).
  • (Wool bisa digunakan, asalkan berasal dari peternakan ramah lingkungan dan proses produksi yang tidak menyiksa hewan)

Dinding Interior (selain cat)
  • Genteng kaca daur ulang di kamar mandi.
  • Wallpaper serat alami bersertifikat yang terbuat dari kombinasi rami, linen, kenaf yang berkelanjutan dan kertas daur ulang.

Cat
  • Cat tidak mengandung-VOC (volatile organic compound)
  • Cat rendah VOC, sebuah kompromi. Selangkah mundur dalam hal ramah lingkungan, selangkah maju dalam hal daya tahan.
  • Cat alam, seperti cat rendah VOC mereka mengandung pelarut seperti terpentin.
  • Pewarna non-racun, yang seaman mungkin dan tidak beracun.

Pipa
  • Tembaga. Tembaga adalah media antibakteri, yang mungkin karenanya digunakan oleh orang Romawi kuno. PVC melarutkan phthalates. Terus terpapar phthalates, akibat pipa yang menua dari waktu ke waktu dan melepaskan bahan beracun mereka, adalah hal yang berbahaya, terutama pada bayi dan anak-anak pra-pubertas. 

Atap
  • Atap hijau, atap ditanami dengan tumbuhan rendah akan mengurangi efek panas, menghemat air, dan menyediakan tempat untuk sarang dan pakan satwa liar.
  • Bagi rumah yang iklim atau struktur bangunan tidak dapat mentolerir atap hijau, logam daur ulang bisa menjadi alternatif ramah lingkungan dan sangat kuat.
  • Slate atau genting tanah liat, diproduksi dengan cara nonintensif-energi dan berumur panjang.
  • Bahan daur ulang lainya.

Struktur Bangunan
  • Baja struts, diproduksi dengan cara energi-intensif, tapi tahan seumur hidup.
  • Struktur bekas pakai, seperti frame kayu dari rumah tua.
  • Framing kayu FSC, menggunakan metode framing  yang canggih.


IndoEnergi Home