Pertanyaan Umum Saat Wawancara Kerja

Berlatih menjawab pertanyaan wawancara umum merupakan hal penting untuk persiapan wawancara kerja yang efektif. Sayangnya, sangat mudah untuk membuat Anda kewalahan karena banyaknya sampel pertanyaan wawancara yang ada di website internet.
Jangan merasa tertekan untuk berlatih menjawab dengan sempurna ribuan contoh pertanyaan. Pada artikel ini kita akan melihat jenis pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan oleh pewawancara.

Pertanyaan Umum Wawancara Kerja

Pertanyaan Umum
Anda mugkin Akan menemukan pertanyaan seperti "Berapa tahun Anda bekerja di manajerial?" Mudah untuk dijawab. Cara terbaik untuk mempersiapkan menjawab pertanyaan umum adalah dengan mempelajari resume Anda sendiri. Jadi, ingatlah tanggal, kerangka waktu, keahlian dan deskripsi pekerjaan yang telah Anda sertakan dalam resume Anda. Jawaban wawancara Anda harus secara akurat mencerminkan rincian resume Anda tanpa perbedaan yang dapat memalukan.

Pertanyaan Perilaku
Perekrut mendesain pertanyaan perilaku untuk mengenali ciri-ciri kepribadian tertentu. Contoh kepribadian tersebut meliputi kerja sama tim, kepemimpinan, berpikir analitis dan manajemen waktu. Premis dasar dari wawancara perilaku adalah bahwa kinerja masa lalu adalah prediktor akurat kinerja masa depan seseorang dalam lingkungan yang sama. Pewawancara dapat mengajukan pertanyaan langsung atau meminta Anda menceritakan pengalaman masa lalu Anda.

Dalam wawancara, jawablah dengan jujur (tidak melebih-lebihkan) ketika menceritakan prestasi masa lalu Anda. Dengan harapan respon awal Anda akan dieksplorasi secara rinci dengan pertanyaan lebih lanjut. Ungkapkan dengan hati-hati, pastikan untuk menyatakan bagaimana pengalaman Anda menunjukkan perilaku yang diinginkan.

Pertanyaan Situasional
Ketika mengajukan pertanyaan situasional, perekrut mendengarkan bagaimana Anda memecahkan masalah. Mereka ingin tahu seberapa cepat Anda dapat membawa hasil yang positif untuk situasi kerja umum. Pertanyaan situasional berfokus pada respons Anda terhadap situasi hipotetis. Anda akan diminta jawaban atas pertanyaan seperti "Bagaimana Anda menangani situasi XYZ?".

Jelaskan bagaimana Anda akan menanggapi situasi hipotetis berdasarkan pengalaman masa lalu Anda. Berikan contoh bagaimana Anda telah berhasil menangani situasi yang sama di masa lalu. Respons Anda terhadap pertanyaan situasional memberikan pewawancara indikasi yang baik dari tingkat pengalaman dan kesiapan Anda untuk posisi baru.

Pertanyaan Terbuka
Mayoritas pertanyaan dalam wawancara kerja akan terbuka. Pertanyaan-pertanyaan ini bukan pertanyaan “ya atau tidak” yang kaku . Dengan mengajukan pertanyaan terbuka seperti "Keterampilan apa yang membuat Anda tepat untuk pekerjaan ini?" Atau "Mengapa Anda ingin bekerja untuk Perusahaan XYZ?", Pewawancara menginginkan jawaban rinci.
Ambil kesempatan untuk menyelaraskan respons Anda terhadap persyaratan pekerjaan yang Anda ketahui atau sifat karakter yang diinginkan. Fokuskan diskusi tentang bagaimana dan mengapa Anda memenuhi persyaratan kerja tersebut.

Memberi Jawaban Yang Baik

Jawaban wawancara kerja terbaik adalah menyelaraskan pengalaman kerja sebelumnya dengan persyaratan pekerjaan saat ini. Tidak peduli pertanyaannya yang diutarakan, cobalah untuk menyebutkan pengalaman masa lalu atau prestasi yang relevan. Ini akan menggambarkan bagaimana Anda dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari dengan posisi pekerjaan baru Anda. Akronim 'STAR' akan membantu Anda membentuk jawaban yang baik:

S – Situation (Situasi): gambarkan situasi yang Anda alami di tempat kerja.
T – Task (Tugas atau Masalah): identifikasi masalah yang Anda hadapi.
A – Action (Aksi): jelaskan tindakan yang Anda ambil untuk memperbaiki masalah.
R – Result (Hasil): detail hasil tindakan Anda dan bagaimana situasi berubah.

Tips Akhir

Jangan pernah memberikan jawaban kecuali Anda sepenuhnya memahami pertanyaan yang diajukan. Meminta pewawancara untuk mengulang kata-kata atau mengulang pertanyaan dapat diterima.
Ingat, setiap organisasi mengadopsi praktik wawancara yang berbeda. Salah satu organisasi dapat hanya melakukan wawancara perilaku, sementara organisasi lain akan fokus hanya pada pertanyaan situasional. Siapkan untuk semua jenis pertanyaan dengan berlatih lima atau enam 'cerita pengalaman Anda' dengan menggunakan teknik STAR. Anda nantinya dapat mengadaptasi ‘cerita pengalaman Anda’ dengan baik untuk memenuhi berbagai pertanyaan wawancara kerja umum.


IndoEnergi Home