Tes Kesehatan Sebelum Kerja di Perusahaan Tambang

Tes kesehatan sebelum kerja sering mengintimidasi pendatang baru di dunia kerja. Penyebabnya adalah kekhawatiran pemeriksaan medis yang gagal mungkin akan membuat mereka kehilangan pekerjaan, bahkan sebelum dimulai. Jadi bagaimana Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk sukses menghadapi tes ini? Meskipun Anda tidak dapat memanipulasi hasil tes kesehatan Anda, Anda dapat mempersiapkan diri agar akrab dengan proses tersebut. Mengetahui apa yang diharapkan akan membantu Anda menyelesaikan ujian sesuai kemampuan Anda yang terbaik.

Setiap tes medis berbeda, tergantung posisi yang Anda lamar. Ujian Anda mungkin termasuk pemeriksaan medis umum (seperti tekanan darah dan tes mata) hingga tes kebugaran yang lebih kompleks serta tes psikologi.

Bagian 1 – Kuesioner Tertulis

Dalam kebanyakan kasus, kuesioner tertulis akan mengajukan pertanyaan yang sangat luas dalam upaya untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin. Anda akan mendeklarasikan semua masalah kesehatan Anda, baik fisik maupun mental. Juga, bersiaplah untuk menjawab pertanyaan tentang riwayat kesehatan Anda, serta kesehatan dan gaya hidup Anda di saat ini.

Biasanya Anda perlu mengisi formulir sendiri, tapi kadang-kadang pemeriksa medis akan mewawancarai Anda.

Beberapa pertanyaan umum termasuk:
  • Apakah Anda mengkonsumsi obat secara reguler?
  • Pernahkah Anda mengalami operasi?
  • Apakah keluarga Anda memiliki riwayat asma atau diabetes?
  • Pernahkah Anda kecanduan obat-obatan atau alkohol?
  • Apakah Anda merokok?
Tentu saja, menjawab "ya" untuk pertanyaan apapun di atas akan memerlukan penjelasan lebih lanjut. Selalu berikan jawaban yang lengkap dan jujur untuk pertanyaan ini. Kegagalan untuk memberikan informasi yang benar dapat membuat Anda mendapat masalah, terutama jika Anda tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau jika kondisi medis Anda membahayakan orang lain.

Bagian 2 - Tes Fisik

Pemeriksaan fisik dirancang untuk menilai kemampuan Anda untuk memenuhi tugas-tugas sehari-hari di posisi baru Anda, serta memenuhi standar kesehatan wajib dan keselamatan kerja. Ujian sendiri akan sangat bervariasi tergantung pada posisi dan perusahaan. Di pertambangan, sebagian besar karyawan baru akan menjalani semua penilaian fisik standar berikut, ditambah penilaian opsional spesifik untuk pekerjaan tersebut.

Tes Fisik Standar
Uji MWHS - Tes Mine Workers Health Surveillance (MWHS) adalah tes pendengaran dan tes fungsi paru-paru. Setiap orang yang dipekerjakan oleh industri pertambangan diwajibkan mendapatkan tes MWHS.
• Uji Pendengaran - Dalam tes pendengaran dasar, penguji Anda akan menjatuhkan objek dan melihat reaksi Anda (sebagai indikator Anda mendengar suara). Tes yang lebih kompleks melibatkan tes mendengarkan melalui headphone dan menekan tombol setiap kali Anda mendengar suara uji.
Uji Fungsi Paru - Anda akan diminta untuk mengisi paru-paru Anda dan menghembus ke dalam tabung secepat mungkin sampai Anda menghembus sepenuhnya.
Tekanan Darah - Hampir semua orang telah melakukan tes tekanan darah dalam hidup mereka, sehingga Anda pasti akrab dengan proses ini.
Body Mass Index - Tinggi Anda akan diukur dan Anda akan ditimbang pada skala medis. Anda mungkin diminta untuk menanggalkan sepatu dan pakaian tebal sebelum melangkah ke timbangan.
Analisa Urin - Anda akan diberikan sebuah wadah steril dan diminta untuk memberikan sampel urin. Dalam banyak kasus, Anda akan diizinkan untuk menggunakan toilet secara pribadi. Namun, beberapa tes skrining obat bersikeras Anda harus memberikan sampel urin di bawah pengawasan petugas medis.
Tes Kebugaran Fisik - Pekerjaan fisik mungkin memerlukan tes kebugaran cardio. Anda mungkin harus berjalan di atas treadmill, naik sepeda atau melakukan tes aerobik.
Tes Mata / Penglihatan - Anda akan diminta untuk berdiri pada jarak tertentu dari wall chart alfabet, sebelum membaca huruf-huruf dengan suara keras.
Pergerakan Sendi - Pemeriksa Anda dapat menggunakan alat ukur seperti busur derajat (disebut goniometer) untuk mengukur seberapa jauh Anda dapat melenturkan dan menekuk sendi Anda. Anda mungkin akan melakukan serangkaian postur dan gerakan, meluruskan dan menekuk sendi seperti lutut, bahu dan pinggul.
Penilaian Musculoskeletal (Strength Test) - Selama uji kekuatan, pemeriksa akan meminta Anda untuk mendorong terhadap perlawanan. Sebagai contoh, Anda mungkin akan diminta untuk mengangkat lengan Anda saat pemeriksa memberi sedikit tekanan ke bawah, mendorong lengan Anda.
Penilaian Spinal - Bersiaplah untuk menanggalkan semua pakaian kecuali pakaian dalam Anda. Hal ini memungkinkan pemeriksa visual untuk menilai kelengkungan tulang Anda dari belakang dan dari samping. Pemeriksa biasanya akan memerikasa tulang belakang dan punggung, sebelum meminta Anda melakukan serangkaian gerakan seperti menyentuh jari-jari kaki dan memutar kepala Anda / leher dari sisi ke sisi.

Tes Fisik Opsional
Pemeriksaan Obat (tes urine) - Kebanyakan tes skrining obat akan memerlukan sampel urin yang diberikan di bawah pengawasan perawat atau petugas medis.
X-Ray Spinal
X-Ray Dada
MRI - Anda mungkin diminta untuk menjalani MRI untuk menilai cedera lama, atau untuk menetapkan status kesehatan pra-kerja Anda untuk tujuan pencatatan dan pemantauan.
EKG - EKG (elektrokardiogram) mendeteksi kelainan jantung dengan mengukur aktivitas listrik jantung. Anda akan "terhubung" ke mesin pengukur melalui serangkaian elektroda dan ditempatkan pada dada, lengan dan kaki menggunakan perekat. Teknisi dapat mencukur rambut dari daerah di mana elektroda ditempatkan.
 Skrining psikologis – Bisa berupa wawancara satu-satu, atau ujian tertulis yang dirancang untuk mengevaluasi kepribadian, penalaran umum dan bakat Anda.

Kekhawatiran umum - Anda Tidak Sendiri

Tidak perlu khawatir tentang pemeriksaan kesehatan sebelum kerja. Jika Anda merasa cemas, Anda tidak sendirian. Di bawah ini adalah daftar masalah umum, beserta saran untuk membantu Anda meringankannya.
• "Saya merasa malu." Orang sering khawatir melepas pakaian mereka atau, lebih umum, harus buang air kecil di bawah pengawasan. Untuk mengurangi potensi malu, pastikan Anda mengenakan pakaian yang tepat. Pilih pakaian yang sederhana (tidak berpola atau berenda). Anda dapat meminta orang lain, seperti perawat lain atau petugas medis lain, untuk ikut berada di ruangan. Hal ini membuat suasana lebih santai dan terasa lebih aman daripada pemeriksaan satu-satu.
• "Aku tidak layak." Jika Anda khawatir Anda tidak akan dapat menyelesaikan tes kebugaran Anda, mulailah berolahraga sekarang juga. Bahkan satu minggu olahraga berjalan moderat dapat meningkatkan kebugaran cardio Anda, membantu Anda merasa lebih siap untuk ujian.
• "Saya terlalu gemuk." Perusahaan tidak dapat secara legal menolak mempekerjaan Anda hanya karena Anda kelebihan berat badan. Pemeriksa medis terbiasa melihat orang-orang dari segala bentuk dan ukuran, jadi jangan terlalu khawatir tentang bentuk tubuh Anda. Jika Anda merasa terlalu gemuk untuk melakukan pekerjaan Anda dengan baik, konsultasikan dengan dokter Anda mengenai cara memulai program penurunan berat badan.
• "Saya tidak mau mengungkapkan kondisi medis saya atau cedera sebelumnya." Mungkin Anda khawatir kondisi medis atau cedera akan menyebabkan Anda kehilangan pekerjaan. Jangan membuat kesalahan dengan menyembunyikan hal ini. Anda lebih baik kehilangan pekerjaan daripada menyebabkan kecelakaan atau menyebabkan cedera lebih lanjut bagi diri sendiri atau pekerja lain.

Pada Hari Pelaksanaan

Pada hari tes kesehatan sebelum kerja, bersiap-siap dengan mengikuti tips ini:
  • Kenakan pakaian sederhana, pakaian yang mendukung.
  • Bawa foto-ID Anda.
  • Jika diperlukan tes kebugaran, kenakan pakaian olahraga dan sepatu lari yang tepat.
  • Jika Anda memakai lensa kontak atau kacamata, bawa mereka.
  • Jika Anda seorang penderita asma, bawa Ventolin puffer Anda.
  • Hindari merokok 24 jam sebelum ujian. Ini akan membantu Anda tampil lebih baik selama tes fungsi paru-paru.
  • Hindari mendengarkan musik keras (terutama dengan headphone) 24 jam sebelumnya. Hal ini untuk menghindari kesulitan pendengaran sementara yang mungkin menghambat pemeriksaan pendengaran Anda.

Tetap Berpikiran Positif

Sangat penting untuk tidak stres karena tes kesehatan sebelum kerja Anda, hasil yang sebagian besar di luar kendali Anda. Yang terbaik, jaga pikiran Anda agar tetap positif. Pastikan untuk menanyakan mengenai sifat pemeriksaan kesehatan Anda sebelum Anda tiba. Tahu mengenai tes yang akan diberikan dan berapa banyak waktu yang Anda harus alokasikan pada hari itu.




Lihat Juga: Kumpulan Artikel Tips Mencari Kerja dan Pengembangan Karir
Lihat Juag: Kumpulan Artikel Jenis-Jenis Kerja di Perusahaan Minyak dan Gas




IndoEnergi Home