Tips Memberi Kesan Personal Saat Wawancara Kerja

Mulai dari saat Anda membuat kontak mata dengan pewawancara Anda, hingga saat Anda meninggalkan ruangan, Anda berada dalam sebuah show. Jangan biarkan hal ini mengintimidasi Anda, karenanya, ikuti tips presentasi personal berikut ini dan berikan penampilan terbaik Anda.

Penampilan Pribadi

Meskipun sudah jelas bahwa Anda harus bersih dan rapi saat wawancara, pastikan untuk memberikan perhatian ekstra untuk penampilan pribadi Anda. Detail-detail kecil memberikan kesan Anda secara keseluruhan, jadi jangan mengabaikan hal berikut:
  • Sepatu - harus dibersihkan dan disemir, tumit harus dalam kondisi baik.
  • Rambut - harus dipotong dan disisir rapi.
  • Rambut di wajah - harus dicukur bersih. Jenggot harus dipangkas dan dirapikan.
  • Kuku - harus bersih, dipotong pendek atau dimanikur dengan baik.
  • Nafas dan Bau Badan - harus tidak ada, atau segar dan menyenangkan. Kenakan pakaian bersih dan gunakan deodoran, tetapi hindari parfum yang menyengat. Hindari merokok sebelum wawancara. Juga hindari makan makanan berbau bawang putih atau pedas 24 jam sebelumnya.
Selain itu, jika Anda membawa tas, folder dokumen atau laptop, pastikan mereka juga bersih seperti diri Anda. Bahkan pewawancara yang paling adil akan membentuk opini berdasarkan penampilan Anda. Hal ini terutama berlaku jika penampilan Anda salah atau tidak profesional. Jangan biarkan ransel kotor mengurangi citra visual Anda.

Dress Code

Satu-satunya cara pasti untuk mengetahui aturan berpakaian yang sesuai untuk wawancara Anda adalah dengan menanyakan di muka. Beberapa perusahaan memiliki aturan berpakaian yang santai dan kasual, sementara yang yang lain berpegang teguh pada pakaian bisnis formal. Jika Anda ragu, kenakan setelan bisnis konservatif dan profesional. Untuk pria, ini berarti setelan jas dan dasi. Bagi wanita, rok atau celana harus dipadukan dengan kemeja berkerah dan blazer. Aksesoris, termasuk perhiasan, harus minimum digunakan.

Secara keseluruhan, pakaian dan aksesoris harus sedikit menarik perhatian. Terlihat terlalu modis dan over-aksesoris bisa membuat penampilan jadi berantakan. Cobalah berbaur dengan suasana perusahaan dan jangan terlalu menonjol.

Etiket Wawancara

Etiket wawancara penting untuk presentasi pribadi yang baik. Hadir tepat waktu, misalnya, menunjukkan bahwa Anda terorganisir, profesional dan dapat dipercaya. Selain tepat waktu, berikut adalah beberapa hal penting sebagai etiket wawancara:
• Jabat tangan. Tegas dan percaya diri. Hindari mengggenggam tangan pewawancara terlalu erat (jangan sampai menyakiti mereka), dan jangan terlalu lembut.
Kontak mata. Lakukan kontak mata yang baik dengan pewawancara Anda, terutama selama awal salam, perpisahan dan ketika Anda mendengarkan pertanyaan wawancara.
• Gunakan nama pewawancara. Sebuah tanda hormat universal, sebut pewawancara dengan nama mereka. Berhati-hatilah untuk tidak berlebihan dalam melakukannya, lakukan sealami mungkin.
Katakan 'terima kasih'. Saat wawancara berakhir, pastikan untuk mengucapkan terima kasih Anda untuk waktu dan kesempatan wawancara yang telah diberikan. Selain itu, kirimkan surat atau email singkat catatan terima kasih pasca-wawancara pada malam yang sama.
• Jangan mendiskreditkan orang lain. Jika Anda ditanya tentang atasan atau rekan kerja sebelumnya, jangan pernah berbicara negatif. Jika Anda tidak memiliki sesuatu yang baik untuk dikatakan, yang terbaik adalah tidak mengatakan apa-apa.

Melupakan hal-hal di atas akan menodai presentasi pribadi Anda, membuat Anda tampak kasar atau malas. Di sisi lain, upaya Anda akan etiket wawancara yang baik harus tidak terlihat, artinya, lakukanlah interaksi sosial secara alami.

Keyakinan Diri

Percaya diri sangat penting untuk presentasi pribadi yang positif. Jika Anda tidak bisa percaya diri secara alami dalam wawancara, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan:
Latihan. Lepaskan rasa takut terjebak dengan berlatih jawaban atas pertanyaan wawancara umum. Ide yang baik untuk berlatih dengan keras, di depan cermin. Hafalkan isi CV Anda, termasuk tanggal dan jabatan. Hal ini untuk mencegah keheningan tidak nyaman selama wawancara saat Anda ditanya tentang item tertentu dalam CV Anda.
Penelitian. Luangkan waktu untuk mengenali calon pimpinan Anda. Baca situs web mereka, tahu pesaing mereka dan dapatkan (minimal) pemahaman yang luas mengenai pasar mereka.
Siapkan. Aatur rencana perjalanan Anda di muka. Pastikan Anda tahu ke mana Anda akan pergi dan siapa yang akan dihubungi. Cetak semua dokumen yang diperlukan setidaknya 24 jam sebelumnya, seterika pakaian Anda pada malam sebelumnya dan persiapkan segalanya sebelum pergi.
• Senyum. Tersenyum melepaskan hormon endorfin yang membuat Anda merasa lebih santai dan bahagia. Tersenyum tidak hanya membantu Anda merasa lebih baik ketika Anda gugup, senyum hangat dan alami akan memancarkan kehangatan saat Anda bertemu pewawancara Anda.
• Katakan kebenaran. Melebih-lebihkan, berbohong atau mengatakan setengah kebenaran adalah cara jitu untuk menjadi gugup. Hindari mempermalukan diri sendiri dan selalu berkata dengan jujur.
Mendapatkan pekerjaan Anda membutuhkan lebih daripada memiliki kualifikasi terbaik. Bahkan, pada saat Anda diwawancarai, kualifikasi Anda telah mendapat cap persetujuan dan saatnya bagi Anda untuk memberi kesan baik. Itulah pentingnya memproyeksikan citra positif.

Ikuti tips dalam artikel ini dan rebut kesempatan untuk membuat kesan pertama yang abadi, yang membuat Anda direkrut.



IndoEnergi Home